Peluncuran Buku Antologi Tulisan “Tsunami Tsunami”

Komunitas KAHE, Maumere, meluncurkan buku antologi ‘Tsunami Tsunami’. Peluncuran buku, yang dilanjutkan dengan diskusi ini, sekaligus membuka rangkaian Maumerelogia III. Maumerelogia adalah sebuah festival sastra, teater dan seni pertunjukan yang diselenggarakan setiap tahun oleh Komunitas KAHE, Maumere. Pertama kali digelar pada tahun 2016, festival ini melibatkan komunitas-komunitas teater yang ada di Maumere. Buku kumpulan esai, …

Seniman Kolaborator Gong ex Machina

Yasuhiro Morinaga; seniman kolaborator pertunjukan Gong Ex Machina yang akan digelar pada tanggal 29 dan 30 November 2018 di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Komposer musik, seniman dan etnografer bunyi (sound artist and sonic ethnographer) lulusan universitas Tokyo, Jepang, telah berkolaborasi dengan seniman-seniman ternama Asia di berbagai proyek seni lintas disiplin, seperti musik, film, seni pertunjukan, …

Informasi Pemesanan Tiket Pertunjukan Gong ex Machina

Tiket pertunjukan GONG EX MACHINA dengan harga PRE-SALE dalam jumlah terbatas sudah bisa dipesan melalui http://bit.ly/GongExMachina, mulai tanggal 26 Oktober 2018 sampai 7 November 2018. Harga tiket GONG EX MACHINA untuk PRE-SALE: Class 1 Rp200.000 Class 2 Rp100.000 GONG EX MACHINA adalah pertunjukan teater bunyi (sonic theater), karya kolaborasi Yasuhiro Morinaga (sound artist) dan Yudi Ahmad …

KINEKLASSIK #4 : Distorted Images

Seri terakhir dari film-film klasik dunia, KINEKLASSIK #4: Distorted Images, adalah semacam kesimpulan dari seri-seri Kineklassik sebelumnya: penghargaan untuk Stanley Kubrick, melihat aspek-aspek realisme, dan menangkap narasi-narasi yang berbeda. Di seri terakhir ini, akan memutarkan film-film klasik dengan sudut pandang yang sedikit terdistorsi. Film klasik bisa dibatasi oleh style, genre, tema (barat, detektif, drama, horror, …

Gong ex Machina; A Sonic Theater Performance

Sebuah pertunjukan karya kolaborasi Yasuhiro Morinaga (seniman bunyi dan komposer musik, Jepang) dan Yudi Ahmad Tajudin (sutradara teater kontemporer, Indonesia). Pertunjukan ini disebut ‘teater-bunyi’ karena di dalam karya ini bunyi adalah yang utama, bukan ilustrasi. Peristiwa teater (gerak, imaji, narasi, emosi dan mungkin: makna) dalam pertunjukan ini diciptakan berdasarkan komposisi bunyi, bukan naskah lakon, dan …