YENNU ARIENDRA

Yennu Ariendra adalah seorang seniman digital yang berkarya di dalam bidang musik, suara, visual dan pertunjukan. Sebagian besar karya-karyanya berangkat dari nilai atau isu tradisi, sejarah dan kenyataan yang berlangsung di Indonesia. Karir pertama sebagai komposer musik adalah ketika terlibat dalam proyek “Waktu Batu III” (Teater Garasi, 2003). Saat ini bekerja di kelompok kolektif-kontemporer “Teater Garasi/Garasi Performance Institute”, band rock “Melancholic Bitch”, proyek musik elektronik ”Amundalu” dan Laborarorium Suara “WYST (What’s Your Story Today)”.

Pengalaman Artistik (terpilih)
Penulis Lagu untuk produksi teater: “The Winter’s Tale” oleh SPAC Shizouka. Dipentaskan di Shizouka – Januari 2017

Komposer / Penulis Lagu untuk pertunukan musical: “サーカス物語 (Das Gauklermarcheen/The Juggler’s Tale)” oleh SPAC Shizouka. Dipentaskan di Shizouka – November-December 2017

Komposer dalam film “Istirahatlah Kata Kata/Solo Solitude” yang disutradarai oleh Yosep Anggi Noen. Di premierkan di Festival del film Locarno, Swiss – August 2016. Film tersebut tentang perjalanan Widji Thukul yang masuk dalam daftar orang hilang di era rezim Soeharto.

Komposer untuk pertunjukan interaktif “PRANI”, yang terinspirasi dari pertunjukan kuno “Wayang Bengkong” dari Lasem (daerah kecil di utara pulau Jawa). Di pentaskan oleh Papermoon Puppet Theater sebagai commissioned work dari Singapore Art Museum di Singapura – August 2016

Komposer / Musisi / Penulis untuk pertunjukan “Yang Fana adalah Waktu. Kita Abadi” oleh Teater Garasi/Garasi Performance Institute. Dipentaskan di: Yogyakarta – Juni 2015; Jakarta – Juli 2016. Project ini merupakan karya kolektif yang berangkat dari isu-isu kekerasan yang terjadi pasca 1998.

Komposer / Sutradara / Musisi / Penulis untuk pertunjukan musik “Menara Ingatan, The Myth of Blambangan”. Dipentaskan di Yogyakarta – April 2016. Proyek ini diinspirasi dari syair-syair lama “Gandrung” (kesenian tradisinal dari Banyuwangi) yang kemudian berkaitan dengan isu-isu politik dan kekerasan di Indonesia

Sound Production dan Music Director untuk band “FSTLVT” dan “JHF” dalam pertunjukan “100% Yogyakarta” oleh Rimini Protokoll. Dipentaskan di Yogyakarta – November 2015

Komposer / Musisi / Penulis untuk pertunjukan teater “Yang Fana adalah Waktu, Kita Abadi” oleh Teater Garasi/Garasi Performance Institute. Dipentaskan di Yogyakarta – Juni 2015. Pertunjukan ini merupakan karya kolektif yang berangkat dari ledakan-ledakan suara paska ’98 dan isu-isu kekerasan

Produser / Fasilitator untuk proyek workshop dan pertunjukan “What The Story of Today (WYST)”. Workshop tersebut adalah tentang bagaimana membuat musik dan suara dari narasi atau cerita personal berkaitan dengan kota atau lingkungan dimana mereka tinggal. Diselenggarakan di Yogyakarta – dari November 2014 sampai sekarang

Sutradara / Komposer / Musisi / Performer dalam pertunjukan “Jalan Emas; The Game”. Pertunjukan site-specific ini adalah sebuah pertunjukan tentang praktek-prakter irasional untuk mendapatkan kekayaan yang terjadi di Indonesia . Dipentaskan oleh Teater Garasi/Garasi Performance Institute di Yogyakarta – September 2014.

Komposer untuk film dokumenter “Biji Kopi Indonesia (Aroma of Heaven)”. Diputar pertama kali di Jakarta – Juni 2014. Film ini adalah kisah tentang mitos dan sejarah kopi di Indonesia.

Komposer / Musisi untuk pertunjukan teater-tari “Sehabis Suara #1 (After The Voices #1)” oleh Teater Garasi. Dipentaskan di Erasmus Huis dalam rangka penyerahan Prince-Claus Award di Jakarta – March 2014.

Komposer / Penulis Lagu / Musisi untuk pertunjukan musikal “サーカス物語 (Das Gauklermarcheen / The Juggler’s Tale)” oleh SPAC Shizouka. Dipentaskan di Shizouka – October-November 2013

Komposer / Musisi dengan Belkastrelka dalam pertunjukan boneka “Lunang” oleh Papermoon Puppet Theater. Dipentaskan di Yogyakarta – Juli 2013.

Sutradara / Komposer / Musisi / Performer dalam pertunjukan “Jalan Emas” , Yogyakarta – May 2013. Pertunjukan ini berangkat dari komersialisasi harapan.

Komposer / Musisi untuk pertunjukan tari kontemporer “Memo-Lusion” bersama Andara F. Moeis, Jakarta – November 2012

Komposer untuk pertunjukan teater “Gandamayu” bersama Teater Garasi dan Arcana Foundation. Pertunjukan ini berangkat dari novel Putu Fajar Arcana tentang kisah Sudamala dan tradisi ruwatan. Dipentaskan di Jakarta – September 2012

Komposer / Musisi untuk pertunjukan boneka “Secangkir Kopi dari Playa” bersama Papermoon Puppet Theater, yang dipentaskan di Yogyakarta – Desember 2011. Pertunjukan ini bertema kisah cinta dengan latar belakang peristiwa September 1965.

Komposer / Penulis/ Sutradara / Musisi untuk pertunjukan musik “Bela Bangsa” bersama Belkastrelka. Pertunjukan ini berangkat dari kisah kisah personal yang berkaitan dengan menjadi dan berada di Indonesia. Dipentaskan di Yogyakarta – November 2011

Komposer / Musisi untuk pertunjukan tari kontemporer “iBody” bersama Andara F. Moeis yang dipentaskan di Jakarta – Juni 2011

Komposer / Musisi untuk pertunjukan boneka “Mwathirika” bersama Papermoon Puppet Theater, yang diselenggaran di: Yogyakarta – November 2010; Jakarta – January 2011; Bandung – April 2012; U.S.A Tour (Washington DC, Lewisburg PA, Huntingdon PA, Easton PA, West Liberty IO, Providence RI, Newyork NY) – September 2012; Singapura – November 2012. Proyek ini bertema tentang sejarah kehilangan keluarga berkaitan dengan sejarah kelam september 1965)

Komposer/ Musisi untuk pertunjukan teater “Tubuh Ketiga; Pada Perayaan yang Berada Diantara (Third Body; Embracing in Between)” bersama Teater Garasi. Proyek pertunjukan ini berdasarkan studi dan observasi pada kenyataan ketiga dan ruang ketiga di Indonesia. Dangdut Pantura/ Dangdut Koplo/Organ Tunggal di pantai utara pulau Jawa adalah fenomena kultural yang merayakan transisi tersebut. Pertunjukan ini diselenggarakan di: Jakarta – October 2010; Yogyakarta – Maret 2011

Komposer / Musisi / Penulis untuk workshop dan pertunjukan boneka “Wedhus Gembel” bersama Snuff Puppet (Australia) dan beberapa seniman lokal. Kegiatan ini di selenggarakan di Yogyakarta – Juli/Agustus 2009; Tegal, Indramayu, Jakarta – Oktober 2011. Tema utama dari proyek ini adalah tentang bencana yang terjadi akibat ketidakpedulian manusia terhadap alam atau tradisi.

Music Director / Komposer / Musisi dalam pertunjukan musik bertajuk “Balada Joni dan Susi” (BJS). BJS merupakan petualangan sepasang kekasih Joni dan Susi dengan latar belakang area pinggiran di indonesia dan bagaimana seseorang menghadapi perubahan budaya (modernitas), pemerintah, kapitalis, kemiskinan, identitas dan segenap permasalahan di negara ketiga seperti Indonesia. Dipentaskan di Yogyakarta – November 2009

Komposer / Musisi untuk pertunjukan teater “Bocah Bajang” bersama Teater Garasi. Pertunjukan ini terispirasi dengan fenomena dukun muda “Ponari” dengan batu ajaibnya. Yogyakarta – Oktober 2009

Music Director / Komposer / Musisi / Penulis dalam proyek “Wayang Bocor” bersama seniman visual Eko Nugroho, dengan pertunjukan sebagai berikut; “Bungkusan Hati di Dalam kulkas” (Jakarta – Desember 2008), “Hidden Violent” (Yogyakarta – Maret 2009). Proyek ini mengambil tema kekerasan rumah tangga hingga kekerasan yang marak diberitakan di televisi. Pertunjukan yang lain yang meneruskan tema ini adalah “Skandal Jeruk Purut” (Yogyakarta – February 2010) dan “Perseteruan Getah Bening” (Yogyakarta – April 2010).

Komposer/ Musisi / Penulis / Sutradara untuk pertunjukan musik “Ziraph; Membaca Ayat Ayat Api,” bersama The Opium Den, Yogyakarta – Mei 2008. Pertunjukan ini merupakan usaha untuk menerjemahkan kumpulan puisi Sapardi Joko Damono ke dalam pertunjukan musik. Kumpulan puisi tersebut ditulis di tahun 1998 dengan latar belakang situasi Indonesia saat itu (krisis moneter dan reformasi).

Komposer untuk pertunjukan teater “the Return” bersama Ryuzanji Company yang dipentaskan di Tokyo – Maret 2007. Pertunjukan drama realis ini berkisah tentang orang orang dalam perjalanannya melintasi West Australia disebuah kereta malam .

Komposer / Musisi untuk pertunjukan teater “Mnem[a]syne”. Sebuah kolaborasi antara Kuna-uka dan Teater Garasi, yang dipentaskan di Tokyo – Juli 2006. Pertunjukan ini mengambil tokoh mnemosyne sebagai ibu ingatan.

Komposer / Musisi untuk pertunjukan teater “The Picnic Conductor in a Battlefield” bersama Ryuzanji Company, yang dipentaskan di Tokyo – Juni 2005. Pertunjukan ini terinspirasi oleh tradisi ‘Nyepi’ di Bali dan kondisi Jepang pasca perang dunia kedua; tentang bagaimana seseorang melupakan kenangan tentang suara untuk menghilangkan trauma.

Komposer / Musisi untuk pertunjukan tari kontemporer “Suwung”, bersama Besar Widodo, yang dipentaskan di Yogyakarta – September 2005 dan Singapore – November 2007.

Komposer / Musisi pada pertunjukan teater “Waktu Batu III: Deus Ex-machina dan Perasaan-Perasaanku Padamu” bersama Teater Garasi yang dipentaskan di: Yogyakarta – September 2004; Jakarta – September 2004; Singapura – Oktober 2004; Berlin – Juni 2005; Tokyo – April 2006. Pertunjukan ini bertema tentang waktu yang berangkat dari tiga kisah dalam mitologi Jawa.

Links

http://www.yennuariendra.com/
http://www.soundcloud.com/ariendra
http://www.youtube.com/c/yennuariendra