sehabis_suara“Sehabis Suara” adalah proyek pertunjukan baru Teater Garasi yang berusaha melacak dan menampilkan bagaimana suara atau narasi saling menyela, mengganggu dan membentuk “subjek” (individual maupun sosial).

Proyek yang diawali dan disutradarai Yudi Ahmad Tajudin ini bertolak dari investigasi atas ledakan “suara” atau “narasi” (ideologis, agama, identitas) di Indonesi paska 1998, serta tegangan-tegangan yang dihasilkan oleh situasi dan dunia yang semakin riuh saling terhubung ini.

Proyek ini telah menghasilkan satu nomor pertunjukan pendek (30 menit), berdjudul Sehabis Suara #1, yang telah dipentaskan di Erasmus Huis, Jakarta, pada tanggal 26 Maret 2014 lalu. Pertunjukan versi pertama dari proyek ini merupakan bagian dari rangkaian acara Penyerahan Penghargaan Prince Claus, oleh duta besar Kerajaan Belanda, His Excellency Tjeerd de Swan, pada Teater Garasi.

Pertunjukan versi awal itu kemudian mendapat sambutan hangat dari penonton dan media, sebagaimana yang bisa dilihat dalam tautan ulasan media di bawah nanti. Sambutan publik yang hangat itu menjadi modal pendorong yang penting untuk melanjutkan kerja penggarapan Sehabis Suara menjadi karya pertunjukan yang lebih panjang dan dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.