“Seni, Adat, dan Agama di Flores”
Sabtu, 5 Agustus 2017
Pukul 15.30 WIB
Bersama:
Yohanes W Hayon (Penulis, alumnus STFK Ledalero)
Antonius F. Eka Putra Nggalu (penulis dan penggiat Komunitas Kahe, Maumere, Flores)
Veronika Ratumakin (penulis, aktris, sutradara, pendiri Sanggar Seni Budaya Sina Riang Adonara, Flores Timur)

“Seni dan Pesantren di Madura”
Minggu, 6 Agustus 2017
Pukul 15.30 WIB
Bersama:
Abd. Aziz Faiz (Peneliti ISAIs/ Institute of Southeast Asia Islam Yogyakarta)
R. Nike Dianita Febriyanti (penulis, aktris, dan sutradara muda, aktif di Komunitas Masyarakat Lumpur, Bangkalan, Madura)
Syamsul Pranata (Aktor / Seniman Teater Uji Coba, Sampang, Madura)
Acara bincang seniman residensi ini merupakan rangkaian dari program Antar Ragam: inisiatif baru Teater Garasi/Garasi Performance Institute yang ingin menjalin kontak dan pertemuan-pertemuan baru dengan tradisi, kebudayaan serta seniman dan anak-anak muda di kota-kota di luar (pulau) Jawa, sebagai suatu proses ‘unlearning’ dan pembelajaran ulang atas (ke)Indonesia(an) dan (ke)Asia(an).

Setelah berkunjung dan menggelar workshop di Flores dan Madura bulan April-Mei lalu, kali ini Teater Garasi mengundang dua seniman (terpilih) dari Flores dan Madura untuk bermukim di Jogja selama 6 minggu dan terlibat dalam program seniman mukim,“Nexus of Exchange”. Mereka adalah: Veronika Ratumakin, Antonius F. Eka Putra Nggalu, Syamsul Pranata, dan R. Nike Dianita Febriyanti.

Melalui forum bincang seniman ini diharapkan seniman residensi dapat berbagi tentang praktik dan lingkungan kesenian mereka, sebagai tolakan diskusi dengan publik Yogya (peserta diskusi) dalam membincang dan menimbang ulang kaitan atara seni dan lingkungan yang lebih luas.