Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

 

Teater Garasi/Garasi Performance Institute mengucapkan Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Kantor dan operasional Teater Garasi libur pada tanggal 23 Desember 2019 dan aktif kembali tanggal 6 Januari 2020.

Selamat berlibur akhir tahun, selamat menyiapkan karya dan kesenian di tahun mendatang.
.

Keterangan foto:
Pertunjukan ‘Peer Gynts-Asylum’s Dreams’ di Shizuoka Performing Arts Center, Shizuoka, Jepang, November 2019.
Dokumentasi SPAC oleh Y. Inokuma.
Karya ini bagian dari proyek Multitude of Peer Gynts (www.multitudeofpeergynts.net). Karya lainnya dari proyek ini akan hadir di tahun 2020 mendatang di Indonesia.

PUSARAN TUKAR ANTARRAGAM: Pemutaran Video Dokumenter, Pementasan Teater, dan Peluncuran Buku

PUSARAN TUKAR ANTARRAGAM

Pemutaran Video Dokumenter, Pementasan Teater, dan Peluncuran Buku

2-4 Desember 2019

Studio Teater Garasi

 

2 Desember 2019

19.30

“Ketika Tunas-Tunas itu Tumbuh”

Pemutaran Video Dokumenter

Bersama: Dian Herdiany, Silvester Petara Hurit, Suluh Pamuji

 

3 Desember 2019

19.30

“Rumah Adalah Kesunyian Masing-Masing”

Pertunjukan Kolaborasi Seniman AntarRagam dari Madura, Maumere, Sumbawa, dan Singkawang

Bincang Seniman

 

4 Desember 2019

19.30

“Pusaran Tukar AntarRagam”

Peluncuran dan Diskusi Buku

Bersama: Adin Hysteria, Alia Swastika, Eka Putra Nggalu

Moderator: Nesia Putri Amarasthi

 

2-4 Desember 2019

Pameran Dokumentasi AntarRagam

 

—-

AntarRagam (Performing Differences) adalah program Teater Garasi/Garasi Performance Institute yang bertujuan menjalin kontak dan pertemuan-pertemuan baru dengan tradisi, kebudayaan serta seniman dan anak-anak muda di kota-kota di luar (pulau) Jawa, sebagai suatu proses unlearning dan pembelajaran ulang atas (ke)Indonesia(an) dan (ke)Asia(an).

Didukung oleh Ford Foundation, program ini dilakukan sejak awal tahun 2017 dan telah menjalin kontak serta jaringan kerja dengan seniman dan komunitas anak-anak muda di Madura, Flores (Maumere dan Flores Timur), Sumbawa dan Singkawang. Sepanjang perjalanannya program ini telah memfasilitasi serangkaian karya pertunjukan, workshop dan festival seni di kota-kota yang disinggahinya.

Seluruh upaya itu diharapkan bisa melahirkan pengetahuan baru dan narasi-narasi alternatif atas kenyaataan-kenyataan perubahan dan keberagaman sosio-kultural di Indonesia dan Asia.

Pusaran Tukar adalah presentasi publik atas sebagian dari dokumentasi pengetahuan yang lahir dari kontak dan pertemuan dengan beragam komunitas dalam program ini.

 

CABARET CHAIRIL: LUAR/DALAM VOL.III

CABARET CHAIRIL

LUAR/DALAM VOL.III

28-29 September 2019

Studio Teater Garasi

Jl. Jomegatan No.164B, Nitiprayan, Yogyakarta

 

Sabtu, 28 September 2019

Moh. Wail Irsyad x M. Chandra Irfan (Madura/Bandung)

INCOGNITO

+

DISKUSI

 

Minggu, 29 September 2019a

Ferry Cahyo Nugroho (Malang/Solo)

LIVING ROOM

Lawe Samagaha (Citayam/Depok)

TURUN PADI

+

DISKUSI

Seniman atau kelompok penampil Cabaret Chairil LUAR/DALAM Vol.III adalah seniman/kelompok yang dikurasi dari para pelamar Open Call Cabaret Chairil 2019 “LUAR/DALAM” yang kami buka sejak bulan April hingga Mei lalu.

 

 

Ibsen Scholarship 2019 untuk proyek Multitude of Peer Gynts

Kami mendapatkannya, Ibsen Scholarship 2019 untuk proyek Multitude of Peer Gynts

Hari ini, 19 September 2019, Ibsen Awards telah mengumumkan secara resmi bahwa “Multitude of Peer Gynts”, adalah salah satu pemenang Ibsen Sholarship 2019. Bersaing dengan 149 proyek dari 60 negara, Multitude of Peer Gynts berhasil menjadi salah satu dari 5 proyek pemenang Ibsen Scholarship 2019 yang berasal dari India, Perancis, Libanon dan Cina.

Dalam pengumuman resmi di website ibsenawards.com/scholarship/, proyek kolaborasi inter-Asia (Indonesia, Jepang, Sri Lanka dan Vietnam) yang dirintis, diproduseri dan secara artistik dipimpin oleh dua seniman mukim Teater Garasi, Yudi Ahmad Tajudin dan Ugoran Prasad ini dianggap para juri: “…sangat menjanjikan dalam penggunaan pendekatan silang budaya dalam proyek ini, juga ambisi para seniman yang terlibat dalam melihat sang petualang global legendaris karya Ibsen, Peer Gynt, sebagai suatu kerangka kisah-kisah pergerakan (mobility), perlintasbatasan, drifting dan ketakberumahan (homelesness).”

Ibsen Awards (http://ibsenawards.com/) adalah lembaga yang dibentuk oleh Kementerian Kebudayaan Norwegia, Pemerintah Kota Skien dan Teater Ibsen, yang menyelenggarakan Festival Ibsen 2 tahunan di Norwegia dan memberikan hibah kompetitif “Ibsen Scholarship” untuk proyek-proyek teater dan seni pertunjukan inovatif dari seluruh dunia yang dianggap mengembangkan pemikiran-pemikiran Henrik Ibsen secara kritis dan menempatkannya dalam konteks sosial-politik kontemporer.

Peer Gynts – Asylum’s Dreams

 

Tahap kedua “Multitude of Peer Gynts”, proyek kolaborasi teater kontemporer inter-Asia yang dirintis dan diproduseri Teater Garasi, akan berlangsung di Tokyo pada 23 Agt – 6 Sept 2019.

Selama 2 minggu, seniman-seniman Teater Garasi akan kembali bertemu dan berkolaborasi secara intens dengan seniman-kolaborator inti dari Jepang, Sri Lanka dan Vietnam, untuk menciptakan versi pertunjukan yang kali ini akan diberi judul “Peer Gynts – Asylum’s Dreams”. Versi ini akan dipentaskan sebagai karya sedang tumbuh (work-in-progress) di hadapan penonton/undangan terbatas di Morishita Studio-Tokyo, 6 September 2019.

“Multitude of Peer Gynts” dirintis dan dirancang oleh Yudi Ahmad Tajudin (sutradara, produser) dan Ugoran Prasad (dramaturg, produser) dari Teater Garasi. Proses kolaborasi berintikan 5 seniman ternama dari Asia: Takao Kawaguchi (performance artist-penari-koreografer),Yasuhiro Morinaga (seniman bunyi-komponis) dan Micari (aktris) dari Jepang,Venuri Perera (koreografer-penari) dari Sri Lanka, Nguyen Manh Hung (perupa) dari Vietnam, serta seniman Teater Garasi lain yg terlibat dalam proyek ini: Arsita Iswardhani, Gunawan Maryanto, Ignatius Sugiarto, MN Qomaruddin.

Setelah Tokyo,“Peer Gynts – Asylum’s Dreams” akan dimatangkan dalam workshop tahap ketiga di Shizuoka pada 16 Okt – 4 Nov ’19, melibatkan tak hanya seniman kolaborator inti tetapi juga aktor-aktris dan seniman lain dari Shizuoka Performing Arts Center (SPAC).

Hasil dari tahap ketiga di Shizuoka adalah versi pertunjukan yg lebih lengkap, yg juga menggabungkan versi Larantuka dan Tokyo, yang akan dipentaskan selama 2 minggu, tanggal 5-19 November 2019, di hadapan publik umum dan pelajar sekolah menengah di Shizuoka.

Tahun depan, Juli 2020, “Peer Gynts – Asylum’s Dreams” akan dipentaskan di Jakarta, Indonesia.

Produced by: Teater Garasi/Garasi Performance Institute and Shizuoka Performing Arts Center (SPAC)

Supported by: Agency for Cultural Affairs, Japan Foundation for Regional Art-Activities, The Japan Foundation-Asia Center, Indonesian Agency for Creative Economy (BEKRAF)

In partnership with: The Saison Foundation, East Flores Municipal Office