“Pusaran Tukar”/ “Nexus of Exchange” Pentas Presentasi Seniman Residensi dan Performer Studio Teater Garasi / Presentation Performance of Teater Garasi’s Artist in Residence and Performer Studio Program

 

Pentas Presentasi Seniman Residensi dan Performer Studio Teater Garasi / Presentation Performance of Teater Garasi’s Artist in Residence and Performer Studio Program

Minggu, 20 Agustus 2017 | 20.00 WIB
Ark Galerie
Jalan Suryodiningratan No. 36 A, Yogyakarta

“Bagaimana Menghilang Sepenuhnya”

Antonius F. Eka Putra Nggalu
Komang Rosie Clynes
Rizky Irwan Wijaya
Syamsul Pranata
Sutradara/Director: Shohifur Ridho’i

“Lupa Untuk Mengingat”

Denta Aditya
Encang Hidayat
Muhammad Eva Nuril Huda
R. Nike Dianita Febriyanti
Sutradara/Director: Imre van den Bosch

Info: Sita 0821 3677 0900

Presentasi ini merupakan tahapan akhir sekaligus penutup program Performer Studio yang telah berlangsung selama 6 minggu sejak bulan Juli 2017.
Performer Studio adalah program belajar keaktoran bagi para penampil pemula, berdasarkan pendekatan keaktoran yang digunakan Teater Garasi selama ini.

Pada periode ini, Performer Studio diikuti oleh Denta Aditya (Yogyakarta), Encang Hidayat (Sukabumi, Jawa Barat), Muhammad Eva Nuril Huda (Yogyakarta), dan Rizky Irwan Wijaya (Yogyakarta). Juga terlibat dalam aktivitas Performer Studio ini, peserta program Seniman Residensi Teater Garasi yaitu Antonius F. Eka Putra Nggalu (Maumere, NTT), Imre van den Bosch (Belanda), Komang Rosie Clynes (Australia), Syamsul Pranata (Sampang, Madura), R. Nike Dianita Febriyanti (Bangkalan, Madura), Veronika Ratumakin (Flores Timur, NTT).

Pentas presentasi ini merupakan simulasi proses penciptaan pertunjukan berdasarkan pendekatan penciptaan Teater Garasi. Imre, salah satu seniman residensi, menginisiasi tema dan menyutradarai satu nomor pertunjukan. Kami juga mengundang Shohifur Ridho’i (sutradara Rokateater, peserta Performer Studio 2013) untuk turut menjadi sutradara dan menawarkan tema yang menjadi perhatiannya.

Bincang Seniman Mukim di Teater Garasi Cerita-cerita dari Flores dan Madura

“Seni, Adat, dan Agama di Flores”
Sabtu, 5 Agustus 2017
Pukul 15.30 WIB
Bersama:
Yohanes W Hayon (Penulis, alumnus STFK Ledalero)
Antonius F. Eka Putra Nggalu (penulis dan penggiat Komunitas Kahe, Maumere, Flores)
Veronika Ratumakin (penulis, aktris, sutradara, pendiri Sanggar Seni Budaya Sina Riang Adonara, Flores Timur)

“Seni dan Pesantren di Madura”
Minggu, 6 Agustus 2017
Pukul 15.30 WIB
Bersama:
Abd. Aziz Faiz (Peneliti ISAIs/ Institute of Southeast Asia Islam Yogyakarta)
R. Nike Dianita Febriyanti (penulis, aktris, dan sutradara muda, aktif di Komunitas Masyarakat Lumpur, Bangkalan, Madura)
Syamsul Pranata (Aktor / Seniman Teater Uji Coba, Sampang, Madura)
Acara bincang seniman residensi ini merupakan rangkaian dari program Antar Ragam: inisiatif baru Teater Garasi/Garasi Performance Institute yang ingin menjalin kontak dan pertemuan-pertemuan baru dengan tradisi, kebudayaan serta seniman dan anak-anak muda di kota-kota di luar (pulau) Jawa, sebagai suatu proses ‘unlearning’ dan pembelajaran ulang atas (ke)Indonesia(an) dan (ke)Asia(an).

Setelah berkunjung dan menggelar workshop di Flores dan Madura bulan April-Mei lalu, kali ini Teater Garasi mengundang dua seniman (terpilih) dari Flores dan Madura untuk bermukim di Jogja selama 6 minggu dan terlibat dalam program seniman mukim,“Nexus of Exchange”. Mereka adalah: Veronika Ratumakin, Antonius F. Eka Putra Nggalu, Syamsul Pranata, dan R. Nike Dianita Febriyanti.

Melalui forum bincang seniman ini diharapkan seniman residensi dapat berbagi tentang praktik dan lingkungan kesenian mereka, sebagai tolakan diskusi dengan publik Yogya (peserta diskusi) dalam membincang dan menimbang ulang kaitan atara seni dan lingkungan yang lebih luas.

For/Lab Dramaturgi #1: Sejarah Pertunjukan dan Pertunjukan Sejarah

For/Lab (Forum/Laboratorium) Dramaturgi adalah serial workshop inisiatif Teater Garasi dalam upaya menajamkan, memperluas, dan memperkukuh kerja penciptaan pertunjukan sebagai proses produksi pengetahuan. Bekerja di dalam jaringan pelaku teater di Indonesia, workshop ini bersifat terbuka, setara, dan bertumpu dari kerja-kerja pertunjukan yang datang dari masing-masing peserta. Pertemuan kolektif workshop, padakelanjutannya dibayangkan menjadi platform lingkungan kerja bersama untuk menghasilkan dan mengembangkan gagasan, agenda, proyek penelitian dan kerja dramaturgi lanjutan.

Tahap pertama dari seri workshop ini, yang telah dimulai sejak tanggal 26 Juli dan akan berlangsung sampai tgl 2 Agustus, diawali dengan menimbang ulang hubungan pertunjukan dengan sejarah, baik secara luas: mencakup sejarah sosial di Indonesia, atau khusus: sejarah pertunjukan.

Difasilitasi oleh Ugoran Prasad, artistic associates Teater Garasi, tahap pertama workshop ini mengundang peserta dari Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Program Magang dan Residensi “Nexus of Exchange”, di Teater Garasi, Juli-Agustus 2017

 

Pada bulan Juli dan Agustus ini, kami memfasilitasi 6 seniman dalam program magang dan residensi di Teater Garasi. Mereka adalah Veronika Ratumakin (penulis, sutradara dan aktris dari Adonara, Flores Timur), Antonius F. Eka Putra Nggalu (penulis dan penggiat Komunitas Kahe, Maumere, Flores), Syamsul Pranata (aktor dari Sampang, Madura), R. Nike Dianita Febriyanti (penulis, aktris dan sutradara muda dari Bangkalan, Madura), Komang Rosie Clynes (aktris dan sutradara muda dari Melbourne, Australia) dan Imre van den Bosch (mahasiswa tingkat akhir HKU University of the Art Utrecht – Belanda).

Di minggu awal pelaksanaan program “Nexus of Exchange” ini mereka kami ajak untuk mengunjungi komunitas dan lembaga kesenian di Yogyakarta, menyaksikan pameran serta pertujukan, sebagai bagian dari orientasi awal program mereka selama di Yogya. Keenam seniman magang dan residensi ini juga akan bergabung dengan peserta workshop Performer Studio (program belajar keaktoran yang akan dimulai dari tanggal 17 Juli), dan akan terbagi dalam dua kelompok yang akan menciptakan proyek pertunjukan kecil yag akan dipresentasikan di studio Teater Garasi pada tanggal 20 Agustus nanti.

 

Selamat Idul Fitri 1438 H

Sahabat Garasi yang baik,

Di hari dan bulan yang baik ini seluruh seniman mukim beserta tim manajemen Teater Garasi/Garasi Performance Institute mengucapkan Selamat Idul Fitri 1438 H. Mohon maaf lahir batin. Selamat menikmati liburan panjang.

Menyambut Hari Idul Fitri, Kantor dan Studio Teater Garasi tutup pada 23 Juni – 2 Juli 2017. Kami aktif kembali pada 3 Juli 2017.

Salam hangat,
Teater Garasi/Garasi Performance Institute