WYST Displacement / Disappearance

WYST adalah laboratorium terbuka musik atau suara, yang dibentuk untuk melakukan pengembangan dan penelusuran lebih jauh dari ide yang dilontarkan oleh seniman. Fokus dari laboratorium ini tidak hanya tentang suara semata, namun juga tentang vibrasi, simbol, gerak, narasi personal, konteks sosial, ingatan atau apapun yang berhasil dirangsang oleh suara. Seiring dengan perkembangannya, laboratorium ini juga menjadi inter/post discipline forum dalam pencarian gagasan, visi dan bentuk yang belum terbayangkan sebelumnya. Setiap edisi presentasi WYST mengajukan gagasan atau pertanyaan tersendiri, yang kemudian diolah dan dipresentasikan dalam bentuk work-in-progress.

Edisi kali ini, WYST mengundang 2 orang seniman musik/instalasi dari Copenhagen, Emil Palme dan Taus Bregnhøj Olesen, dan seorang seniman musik dari Yogyakarta, Ikbal Lubys, yang berangkat dari tema Displacement/Disappearance. Tema ini terinspirasi dari narasi atas orang-orang yang terpisahkan dari tanah mereka atau impian mereka baik secara paksa maupun tidak. Lewat instalasi suara, seniman akan bekolaborasi dan melakukan sebuah presentasi tentang proses penggarapan ide-ide mereka.

WYST Displacement/Disappearance diselenggarakan pada hari Senin, 19 Maret 2018, pukul 19.20 WIB di studio Teater Garasi.

Love & Intestine; Workshop Bersama Ismaera Takeo Ishii

Ismaera Takeo Ishii adalah penari, koreografer, guru dan seniman. Ia pernah mendapatkan hadiah utama dalam Juste Debout Jepang dan Yunani, menjadi finalis dalam Funkin Stylez, Berlin dan Yokohama Dance Collection. Ia berlatih di Nobuyoshi Asai (sankai Juku) selama lima tahun. Berbasis di Perancis dan Eropa sejak 2012, setelah beberapa tahun beraktivitas sebagai penari bersama kelompok tari Carolyn Carlson, David Zambrano, Francesco Scavetta.

Pada 23 dan 24 Februari 2018, Teater Garasi memfasilitasi workshop improvisasi Ismaera, “LOVE & INTESTINE”. Workshop ini berangkat dari improvisasi atau ‘jamming’ untuk mempertemukan dan berinteraksi menggunakan tubuh dari orang-orang yang berbeda-beda.

Pada 25 Februari 2018 pukul 16.00 WIB, seluruh peserta workshop akan melakukan improvisasi di Alun Alun Selatan Yogyakarta.

Rangkuman Buka Studio 7 Hari 7 Malam: Jalan Tikus


TERIMA KASIH

Buka Studio 7 Hari 7 Malam: Jalan Tikus, rangkaian acara peluncuran dan syukuran studio “baru” Teater Garasi/Garasi Performance Institute pasca renovasi atas bantuan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), telah usai.

Ditutup dengan konser kecil (tapi panas) Melancholic Bitch di Sabtu malam kemarin, festival kecil yang menggairahkan ini, mempertemukan kami dengan banyak teman baru, serta percobaan bentuk dan ide-ide baru yang disumbangkan 38 seniman penampil dalam rangkaian forum presentasi dan diskusi dari beragam disiplin seni selama 7 hari 7 malam kemarin. Rangkaian acara yang memang kami rancang lebih sebagai forum-forum percobaan (bukan presentasi karya final) ini juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan pertanyaan-pertanyaan, tidak hanya antar seniman penampil tetapi juga dengan para penonton yang datang menyaksikan.

Kini saatnya kami mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan turut membagi energinya untuk kami dan studio baru kami. Kepada para seniman penampil dari Yogya, Solo, Bandung dan Jakarta, terima kasih atas sumbangan pemikiran dan percobaan karya kalian; pada para penonton yang datang memenuhi studio kecil kami setiap hari/malam terima kasih atas partisipasi kalian dalam presentasi karya maupun diskusi-diskusi setelahnya; pada warga Nitiprayan terima kasih atas dukungan pada kami selama ini dan selama rangkaian acara 7 hari 7 malam berlangsung; pada Pamityang2an, @kelirdotnet, @infojogja, Gayo Ngopi, Simamat, Gramedia Pustaka Utama dan Bianglala yang telah dengan ringan hati membantu penyelenggaraan acara dengan support tata cahaya, suara, kopi yang sedap, dokumentasi, diskusi dan publikasi.

Energi baik teman-teman semua akan menjadi salah satu modal besar kami untuk menyusun program-program studio setelah ini.

Terima kasih. Terima kasih.

Dokumentasi oleh:
@lusianeti, @yennuariendra, @yumayamija









Buka Studio 7 Hari 7 Malam Jalan Tikus; Hari 7


TG/GPI – BUKA STUDIO 7 HARI 7 MALAM; JALAN TIKUS

Sabtu, 20 Januari 2018
LATG (Live at Teater Garasi)
Melancholic Bitch
“Di Jalan Tikus”


Malam ini adalah malam terakhir, yang sayangnya kami tak bisa membaginya pada teman-teman dengan tanpa terbatas, juga tentunya karena keterbatasan tempat.

Terima kasih untuk seluruh yang terlibat dan membagi energinya untuk kami dan studio baru kami: penampil, penonton, warga sekitar, dan pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya rangkaian acara ini. Tanpa energi ini, maka tak akan jadi hal baik bagi kami. Sampai bertemu di program acara kami lainnya.