Multitude Of Peer Gynts 2020: Yogya dan Jakarta, Indonesia

Setelah Larantuka, Tokyo, dan Shizuoka, Multitude of Peer Gynts, proyek teater kolaborasi lintas Asia pemenang Ibsen Scholarship 2019, akan berlabuh di Yogyakarta dan Jakarta tahun 2020 ini. Pantau terus lini masa media sosial kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Multitude of Peer Gynts dirintis dan dirancang oleh Yudi Ahmad Tajudin (sutradara, produser) dan Ugoran Prasad (dramaturg, produser) dari Teater Garasi, sejak tahun 2018. Proses kolaborasi ini melibatkan seniman-seniman ternama dari Jepang, Sri Lanka dan Vietnam, seniman-seniman Teater Garasi serta seniman-seniman Indonesia lainnya.

Menggunakan “Peer Gynt” dari Henrik Ibsen sebagai kerangka dramaturgi, proyek ini mencoba menelusuri ihwal ketakutan (fear) dan kecemasan (anxiety) dalam konteks kekaisaran-kekaisaran baru (new Empires) yang berlangsung dan dialami di Asia hari ini.

Diproduksi oleh Teater Garasi/Garasi Performance Institute proyek ini didukung oleh The Japan Foundation-Asia Center, The Saison Foundation dan International Ibsen Award. Versi Shizuoka diko-produseri juga oleh Shizuoka Performing Arts Center (SPAC). #multitudeofpeergynts

www.multitudeofpeergynts.net

Satelit #CabaretChairil “Tourists Like Us: satu, dua, tiga”

Satelit #CabaretChairil

“Tourists Like Us: satu, dua, tiga”
by July Yang (_ao_ao_ing ensemble) & Wu Lu

Sabtu, 29 Februari 2020
19.00 WIB – selesai
Pertunjukan Partisipatoris dan Diskusi
Studio Teater Garasi, Jl Jomegatan 164B, Yogyakarta

Juleha dan Luka tak mengira perjalanan mereka ke Jawa Barat menjadi seperti ini: salah seorang rekan rombongan mereka –kebetulan pemegang paspor dari Provinsi Hubei sekalipun sudah lama menetap di Shanghai– jatuh sakit demam tak lama setelah tiba, dua penerjemah tak benar-benar bisa menjelaskan apa yang terjadi, lalu sekalipun sudah dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit, setiap hari tiga atau lebih otoritas Indonesia mulai mengunjungi mereka dengan alasan yang tak terbaca di balik wajah mereka yang murah senyum dan pengambilan foto tanpa henti. Saat ini,  terdampar di pulau Jawa yang panas dan lembab, dua turis Cina ini ingin meminta bantuan Anda untuk melihat ulang perjalanan yang menyiksa ini.

Karya-sedang-tumbuh ini disusun selama dua minggu residensi di Teater Garasi, berangkat dari pengalaman nyata mereka baru-baru ini di Jawa. Setelah membagi pendekatan mereka dalam workshop dengan seniman-seniman muda Yogyakarta, performance-maker July Yang dan Wu Lu mengundang Anda untuk datang dan berpartisipasi dalam eksplorasi bercerita mereka.

*
July Yang, performance-maker multi-disiplin dan peneliti, anggota inti dari kolektif teater kontemporer Cina “_ao_ao_ing ensemble” yang berbasis di Shanghai. Praktiknya baru-baru ini berfokus pada memikirkan kembali pengalaman harian kontemporer, terutama keterasingan dalam konteks perkotaan.

Wu Lu, kreator, praktisi pendidikan drama anak-anak, dan pendiri Naughty Buddha Experimental Theatre. Ia telah berkolaborasi dengan berbagai kelompok seni kontemporer di Cina dan tampil di berbagai proyek film sejak 2008.

***
Satelit Cabaret Chairil/SatelitCC

Cabaret Chairil adalah sebuah ruang transit untuk pengembangan karya repertoar pertunjukan-sedang-tumbuh lintas medium dan disiplin. Sebagai laboratorium kepenontonan antara penonton dan penampil, kurator tamu CC mengundang menelusuri satu tema pilihan (3-4 edisi) per tahun. Di luar tema pilihan tersebut, di bawah koridor SatelitCC, ruang transit ini terbuka untuk ragam kemungkinan eksplorasi.

Kelas Akting Gunawan Maryanto

#performerstudio2020

Kelas Akting

Gunawan Maryanto

Maret – April 2020

Syarat dan Pendaftaran

Terbuka bagi Anda yang tertarik dengan seni pemeranan teater, film, dan seni lintas medium

Kelas akan berlangsung satu minggu sekali pada hari Senin jam 16.00 hingga 21.00 WIB selama bulan Maret – April bertempat di Studio Teater Garasi/Garasi Performance Institute.

Kelas akan diampu oleh Gunawan Maryanto dengan dibantu oleh rekan-rekan aktor Teater Garasi.

Biaya mengikuti keseluruhan kelas sejumlah Rp. 1.000.000,00. Terbatas untuk 20 peserta. Terbuka kesempatan untuk mendapatkan beasiswa untuk peserta terpilih.

Peserta bisa mengikuti kelas-kelas lain yang berlangsung di Teater Garasi tanpa tambahan biaya.

Pendaftaran dibuka sejak publikasi ini disebarkan dan ditutup pada tanggal 28 Februari 2020. Silakan mengirimkan email berupa biodata singkat dan tujuan mengikuti kelas ke garasi@teatergarasi.org dengan judul Kelas Akting 2020.

Gunawan Maryanto adalah penyair, sutradara, dan aktor. Ia terlibat dalam berbagai pertunjukan teater eksperimental Teater Garasi. Keaktorannya di film Istirahatlah Kata-kata (2017) dan Hiruk Pikuk Si Al Kisah (2019) mendapatkan berbagai penghargaan, di antaranya adalah Usmar Ismail Award 2017 dan Aktor Pilihan Majalah Tempo 2017 dan 2019.

Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

 

Teater Garasi/Garasi Performance Institute mengucapkan Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Kantor dan operasional Teater Garasi libur pada tanggal 23 Desember 2019 dan aktif kembali tanggal 6 Januari 2020.

Selamat berlibur akhir tahun, selamat menyiapkan karya dan kesenian di tahun mendatang.
.

Keterangan foto:
Pertunjukan ‘Peer Gynts-Asylum’s Dreams’ di Shizuoka Performing Arts Center, Shizuoka, Jepang, November 2019.
Dokumentasi SPAC oleh Y. Inokuma.
Karya ini bagian dari proyek Multitude of Peer Gynts (www.multitudeofpeergynts.net). Karya lainnya dari proyek ini akan hadir di tahun 2020 mendatang di Indonesia.

PUSARAN TUKAR ANTARRAGAM: Pemutaran Video Dokumenter, Pementasan Teater, dan Peluncuran Buku

PUSARAN TUKAR ANTARRAGAM

Pemutaran Video Dokumenter, Pementasan Teater, dan Peluncuran Buku

2-4 Desember 2019

Studio Teater Garasi

 

2 Desember 2019

19.30

“Ketika Tunas-Tunas itu Tumbuh”

Pemutaran Video Dokumenter

Bersama: Dian Herdiany, Silvester Petara Hurit, Suluh Pamuji

 

3 Desember 2019

19.30

“Rumah Adalah Kesunyian Masing-Masing”

Pertunjukan Kolaborasi Seniman AntarRagam dari Madura, Maumere, Sumbawa, dan Singkawang

Bincang Seniman

 

4 Desember 2019

19.30

“Pusaran Tukar AntarRagam”

Peluncuran dan Diskusi Buku

Bersama: Adin Hysteria, Alia Swastika, Eka Putra Nggalu

Moderator: Nesia Putri Amarasthi

 

2-4 Desember 2019

Pameran Dokumentasi AntarRagam

 

—-

AntarRagam (Performing Differences) adalah program Teater Garasi/Garasi Performance Institute yang bertujuan menjalin kontak dan pertemuan-pertemuan baru dengan tradisi, kebudayaan serta seniman dan anak-anak muda di kota-kota di luar (pulau) Jawa, sebagai suatu proses unlearning dan pembelajaran ulang atas (ke)Indonesia(an) dan (ke)Asia(an).

Didukung oleh Ford Foundation, program ini dilakukan sejak awal tahun 2017 dan telah menjalin kontak serta jaringan kerja dengan seniman dan komunitas anak-anak muda di Madura, Flores (Maumere dan Flores Timur), Sumbawa dan Singkawang. Sepanjang perjalanannya program ini telah memfasilitasi serangkaian karya pertunjukan, workshop dan festival seni di kota-kota yang disinggahinya.

Seluruh upaya itu diharapkan bisa melahirkan pengetahuan baru dan narasi-narasi alternatif atas kenyaataan-kenyataan perubahan dan keberagaman sosio-kultural di Indonesia dan Asia.

Pusaran Tukar adalah presentasi publik atas sebagian dari dokumentasi pengetahuan yang lahir dari kontak dan pertemuan dengan beragam komunitas dalam program ini.